Showing posts with label Struktur Gedung. Show all posts
Showing posts with label Struktur Gedung. Show all posts

Monday, 8 July 2019

Perhitungan Saluran U-DITCH & TOP-BOTTOM Standar SNI



Struktur saluran ini direncakan berdasarkan Standar Pembebanan Jembatan agar selama masa layanannya dapat memenuhi beban yang ada. Tata cara perencanaan yang digunakan dalam perencanaan ini menggunakan BMS 1992, SNI 2847-2002 dan SNI 1726-2002. Lingkup pekerjaan disini meliputi perencanaan U-Ditch, Penutup U-Ditch, dan struktur Top-Bottom yang disesuaikan dengna Standar Perencanaan Pembebanan Jembatan (RSNI 2005) dan Standar Perencanaan Beton Bertulang (SNI 2847-2013) dan hasilnya dituangkan dalam bentuk gambar rencana dan spesifikasi teknis struktur.

Dalam melakukan analisa dan desain struktur jembatan yang mengacu pada beberapa tata cara perencanaan bangunan dan juga pada beberapa referensi khusus yang lazim digunakan. Beberapa acuan tersebut adalah:

  1. Peraturan Pembebanan Indonesia Untuk Gedung (PPIUG) 1987
  2. Tata Cata Perencanaan Struktur Beton dan Bangunan Gedung (SNI-03-2847-2002)
  3. Uniform Building Code 1997 (UBC 1997)
  4. Building Code Requirements for Structural Concrete (ACI 318-99) and Commentary  (ACI 318R-99)
  5. BMS 1992, Bridge Management System 1992
  6. SNI T02-2005, Standar Pembebanan Untuk Jembatan 2005

Download Perhitungan Saluran DISINI

Sunday, 2 March 2014

Materi Dasar-dasar Struktur Kayu



Kayu adalah bahan yang kita dapatkan dari tumbuh-tumbuhan dalam alam dan termasuk vegetasi hutan. Kayu sampai saat ini masih banyak dicari dan dibutuhkan orang. Diperkirakan pada abad-abad yang akan datang kayu akan masih tetap selalu dibutuhkan oleh manusia. Dari segi manfaatnya bagi kehidupan manusia, kayu dinilai mempunyai sifat-sifat utama, yaitu sifat-sifat yang menyebabkan kayu tetap selalu dibutuhkan manusia.
Sifat-sifat utama tersebut, antara lain :
a.    Kayu merupakan sumber kekayaan alam yang tidak akan habis-habisnya
b.   Kayu merupakan bahan mentah yang mudah diproses jadi barang lain.
c.    Kayu mempunyai sifat-sifat spesifik dan tidak bisa ditiru oleh bahan-bahan lain. Misalnya kayu mempunyai sifat elastis, ulet, mempunyai ketahanan terhadap pembebanan yang tegak lurus dengan seratnya atau sejajar seratnya.
Penilaian dan perbandingan teknis daripada kayu dengan bahan-bahan konstruksi lain dapat dicapai dengan meninjau satu demi satu anggapan-anggapan yang baisa diambil dalam perhitungan konstruksi, yaitu mengenai:
- Serba kesamaan (homogenitas)

Friday, 28 February 2014